Mau Saku Buat Jajan? Gabung Reseller Aja! Klik Disini

Negera di Balik Meja

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
12 Dilihat
0 Terjual

Beli via WhatsApp
Kategori:

Negara yang besar tidak otomatis menjadi negara yang dekat. Negara yang memiliki banyak lembaga tidak otomatis menjadi negara yang hadir. Negara yang memiliki anggaran besar tidak otomatis menjadi negara yang adil. Dan negara yang memiliki birokrasi modern tidak otomatis menjadi negara yang manusiawi.

Kedekatan negara justru dibangun melalui pengalaman-pengalaman kecil yang berulang: ketika warga didengar, ketika pelayanan diberikan tanpa diskriminasi, ketika keputusan dapat dijelaskan, ketika anggaran digunakan secara bertanggung jawab, ketika aturan diterapkan dengan adil, dan ketika aparatur memahami bahwa kewenangan yang mereka miliki pada hakikatnya adalah amanah publik.

Pada akhirnya, buku ini adalah refleksi tentang meja. Meja tempat berkas diletakkan, keputusan dibuat, tanda tangan dibubuhkan, anggaran dirumuskan, pelayanan diberikan, dan kekuasaan administratif dijalankan. Tetapi meja juga dapat menjadi simbol yang lebih dalam: apakah negara berada di balik meja dan meminta masyarakat menyesuaikan diri kepadanya, ataukah negara menggunakan meja itu sebagai tempat untuk mendengarkan, memahami, dan melayani masyarakat?

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Negera di Balik Meja”