Buku berjudul “Berteduh di Bawah Ringinagung” ini lahir dari kesadaran sederhana namun mendalam: bahwa Al-Qur’an tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupkan; tidak hanya dijaga dalam dada, tetapi ditumbuhkan dalam laku kehidupan. Buku ini merupakan kumpulan kisah inspiratif para penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri Ringinagung, Kediri—kisah tentang perjuangan, keikhlasan, kesabaran, dan pengabdian.
Ringinagung bukan sekadar nama tempat. Ia adalah ruang teduh bagi jiwa-jiwa yang ingin menetap bersama Al-Qur’an. Di bumi Ringinagung ini, Al-Qur’an tidak diperlakukan sebagai target semata, melainkan sebagai sahabat hidup. Para santri belajar bahwa hafalan bukan tujuan akhir, tetapi pintu menuju pembentukan akhlak, kedewasaan spiritual, dan tanggung jawab sosial.
Kisah-kisah dalam buku ini tidak selalu tentang keberhasilan yang gemilang, tetapi tentang proses panjang yang jujur. Ada lelah, air mata, jatuh-bangun, dan doa-doa sunyi yang tidak pernah terdengar. Justru dari sanalah nilai inspiratif itu lahir—bahwa siapa pun, dengan latar belakang apa pun, dapat dekat dengan Al-Qur’an jika bersungguh-sungguh dan bertawakkal.
“Buku Dari Sarung Sampai Ke Palung” telah ditambahkan ke keranjang belanja Anda. Lihat keranjang
Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Berteduh di Bawah Ringinagung” Batalkan balasan
Produk Terkait
-

Bagaimana Ulama Produktif Menulis
0 out of 5Rp79.000,00 Tambah ke keranjang -

Berkembang Bersama Al-Qur’an
0 out of 5Rp75.000,00 Tambah ke keranjang -

Bu, Jangan Sedih Ya, Hapus Air Matamu Bu
0 out of 5Rp75.000,00 Tambah ke keranjang -

Maqāṣid Al-Syarī’ah dan Kisah Kaum Nabi Luth dalam Al-Qur’an Perspektif Jasser Auda
0 out of 5Rp75.000,00 Tambah ke keranjang

Ulasan
Belum ada ulasan.